Opini: SMPN 1 Kalitidu Menuju RSBI, Sebuah Harapan dan Tantangan
April 4, 2009 by editor
Filed under Karya Kita
Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI, red) notebene dihadirkan sebagai jawaban dunia pendidikan atas perkembangan jaman yang pesat sekarang ini. Era global menuntut sumber daya manusia yang juga memiliki kualifikasi global. Sistem pendidikan diharapkan mampu menjembatani anak didik masuk ke dunia global.
Dapat dikatakan hampir semua sekolah mempunyai potensi untuk berkembang menjadi RSBI. Bila sekolah sudah melewati proses verifikasi dan dinyatakan lulus oleh Dirjen Pembinaan SMP Dirjen Pendidikan Dasar Depdiknas , dari SSN maka statusnya bisa meningkat menjadi RSBI.
Memang bukan suatu hal yang mudah bagi sekolah untuk berkembang menjadi rintisan sekolah bertaraf Internasional. Selain ada kesiapan sarana dan prasarana (setiap ruang belajar harus memiliki fasilitas multimedia guna mendukung materi pembelajaran) juga kesiapan sumberdaya manusia (kemampuan guru dalam menguasai Teknologi Informasi) dan penerapan kurikulum internasional.
SMP Negeri 1 Kalitidu yang sudah memasuki tahun ke empat menyandang predikat sebagai Sekolah Standar Nasional (SSN, red) saatnya diperlukan apresiasi, partisipasi dan kerja keras dari semua elemen terkait, baik dari internal (semua warga sekolah, red) maupun eksternal sekolah (komite sekolah, orang tua siswa dan stakeholder), sehingga pada akhirnya nanti dapat berkembang menjadi rintisan sekolah bertaraf internasional.
Bila melihat potensi yang sudah dimiliki oleh SMP Negeri 1 Kalitidu (baik berupa sarana prasarana maupun sumber daya manusia), kedepan mempunyai harapan untuk bisa berkembang menjadi rintisan sekolah bertaraf internasional. Indikatornya dapat dilihat dari 40 jumlah guru yang ada, lebih dari 50% guru sudah menguasai teknologi informasi. Sedangkan dari fasilitas/sarana yang ada berupa laboratorium IPA (Fisika dan Biologi), laboratorium bahasa (memiliki 2 lokal masing-masing 24 unit perangkat keras), laboratorium komputer (pentium 4 ada 24 unit) serta jaringan internet dan peralatan multimedia pembelajaran di kelas (TV, VCD, Tape, OHP, LCD dan Laptop) serta perpustakaan ideal dengan buku-buku penunjang pembelajaran. Selain potensi di atas, luas tanah yang ada di SMP Negeri 1 Kalitidu adalah 24.500 m2. Separo dari luas tersebut di gunakan sebagai bangunan sekolah ( 21 ruang belajar, laboratorium dan lain-lain) sedangkan separo luas tanah masih belum dimanfaatkan. Hal ini juga merupakan modal kedepan untuk pengembangan kearah RSBI.
Pola pembelajaran di SMP Negeri 1 Kalitidu, pada awal tahun pelajaran 2008/2009 ini, siswa yang telah dinyatakan lulus melalui PSB on-line, dilaksanakan seleksi kembali (melalui tes tertulis) guna memilih siswa yang mempunyai kemampuan lebih di bidang akademis, kemudian dimasukkan dalam kelompok/kelas unggulan. Pola ini sebenarnya dilakukan sebagai upaya awal untuk memberikan layanan unggul terhadap siswa unggul. Artinya, siswa yang unggul tidak hanya sekedar dikumpulkan dalam satu kelas, tetapi proses pembelajarannya harus juga mempunyai nilai lebih, misalnya menggunakan peralatan multimedia. Sehingga kedepan kelas unggulan ini merupakan embrio atau cikal bakal menuju RSBI.
Meskipun ada beberapa potensi yang sudah dimiliki SMP Negeri 1 Kalitidu untuk berkembang menjadi RSBI, masih adapula pembenahan (sekaligus tantangan) yang perlu dilakukan. Diantaranya dari segi sarana dan prasarana, masih belum tersedia pusat multimedia, jaringan internet belum terpasang lengkap ke sistem (dari lab.komputer, perpustakaan, ruang guru, ruang kepala sekolah, TU, ruang multi media dan sebagainya). Dari sumber daya manusianya (tantangan berat) masih perlu peningkatan kemampuan komputer dan internet bagi semua warga sekolah serta peningkatan kemampuan berbahasa inggris bagi guru semua mata pelajaran dan karyawan.
Pembiayaan Penyelengaraan pendidikan yang bertaraf internasional juga memerlukan biaya yang besar, khususnya untuk keperluan penyelenggaraan dan pengembangan fasilitas pembelajaran dan SDM sekolah serta operasional sekolah. Oleh karena itu sangat diperlukan adanya sinergi antara berbagai fihak antar Komite sekolah, Bappeda (Propinsi dan Kabupaten/Kota), DPRD Tk I dan II, Dinas Pendidikan kabupaten/Kota, Dinas Pendidikan Provinsi, Direktorat Pembinaan SMP serta pihak lain yang relevan).
Adalah sebuah harapan dan tantangan bagi SMP Negeri 1 Kalitidu kedepan untuk dapat berkembang menjadi rintisan sekolah bertaraf internasional. Tentunya perkembangan yang berjalan secara alami bukan dipaksakan. Semoga.
Penulis:
M. Junaedi, S.Pd
Saat ini menjabat Ka. Ur. Kurikulum SMPN 1 Kalitidu












I m Graduate of Smp 1 Kalitidu 2003, would anounce to All my friend that will be held the (Reuni Temu kangen Lulusan Smp X Tidoe 2003) at Ama’s House. Ds Breggolo kec kalitidu, we as invite you whenever you are, please come it, in 26 of september OK!